Connect with us

Situs Gua dan Gunung Tontonan Enrekang – Peradaban Awal Suku Toraja

Sulsel

Situs Gua dan Gunung Tontonan Enrekang – Peradaban Awal Suku Toraja

344 Total Pengunjung.

Situs Gua dan Gunung Tontonan Enrekang – Peradaban Awal Suku Toraja – Tontonan menyimpan tulang belulang peninggalan Suku Toraja. Dari seberang Sungai Tontonan di bawah, nampak ada peti mati kayu tua khas Toraja, yang ketika diamati, ada tengkorak manusia di sekitarnya. Setidaknya ada tiga peti mati yang berhasil diamati dari seberang sungai. Peti-peti itu nangkring di lekukan tebing yang mendatar vertikal bak tembok raksasa.

Jika diamati lebih cermat, ada lubang gua di bagian atas tebing. Masyarakat Toraja memang dikenal memiliki tradisi memakamkan jenazah dengan cara seperti ini. Mereka akan mengerek peti mayat sampai atas, menggunakan tali yang ditarik.

Sungai Tongkonan yang mengalir di bawahnya menambah agung keperkasaan tebing setinggi sekitar 100 meter itu. Kata masyarakat sekitar, para pemanjat tebing sering memacu adrenalinnya di tebing Tontonan ini. Terlihat bendera pemanjat tebing yang sudah lapuk masih bergelayut di ketinggian.

Namun sayang, tempat wisata ini belum mendapat perhatian maksimal. Jangankan pemandu wisata, fasilitas untuk wisatawan di pinggir sungai inipun masih minim. Pos tempat wisata terlihat tak pernah dijamah selama bertahun-tahun, kosong, dan coretan tangan-tangan jahil terdapat di tembok pos itu.

Hanya tersisa plakat kusam bertuliskan ‘Situs Gua Tontonan’ yang memperkenalkan tempat ini. Padahal jika dikelola dengan lebih maksimal, bukan tidak mungkin tempat ini bisa menjadi wisata favorit di Enrekang yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani ini.

Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah dengan potensi sumber daya budaya yang cukup beragam khususnya berupa situs cagar budaya seperti Goa Tontonan serta beberapa kompleks makam Islam lainnya.

Secara umum dapat dijabarkan bahwa kondisi situs cagar budaya di Kabupaten Enrekang berada dalam keadaan yang cukup memprihatinkan atau rusak, hancur, runtuh bahkan lapuk dimakan usia karena kurangnya keterawatan sehingga apabila tidak segera diambil tindakan yang tepat dan terpadu untuk menyelamatkannnya maka dalam kurun waktu yang singkat kita akan kehilangan satu warisan budaya bangsa yang sangat tinggi nilainya dan tidak dapat diperbaharui karena terkait langsung dengan lingkungan dan peristiwa yang melatar belakanginya.

Baca Juga:   Merdeka Run 2019, Event Lari di Kota Makassar 18 Agustus 2019

Situs Goa Tontonan, Makam Nek Lintik dan Makam Puang Cambang yang terletak di dua Kecamatan yang berbeda yakni Goa Tontonan di Desa Tanete, Kecamatan Anggeraja sedangkan Makam Nek Lintik berada di Desa Sumillang dan Makam Puang Cambang berada di Desa To’cemba Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Ketiga situs ini merupakan obyek yang memiliki nilai historis dan arkeologis yang cukup tinggi sehingga sangat potensial untuk dikembangkaan menjadi kawasan obyek wisata ziarah dan budaya yang handal di Kabupaten Enrekang.

Terletak sekitar situs Tontonan di Kelurahan Tanete dan tidak jauh dari situs tontonan, batu ini terletak di tengah sungai serta batu ini terbentuk secara alamiah sehinggah dapat menyeruapai  kodok. Situs Batu Tondon terletak di Tondon Desa Tongkonan Kecamatan Enrekang sekitar 20 Km dari Kota Enrekang. Terdapat hamparan batu gamping seluas 300 m, dimana terdapat goresan berbagaia bentuk batu berlubang yang berjumlah 56 buah yang diyakini merupakan peninggalan masa prasejarah. Di atas hamparan batu tersebut, terdapat mesjid tua yang berumur ratusan tahun.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sulsel

To Top