Connect with us

12 Tempat Wisata di Bira Bulukumba Yang Sedang Hits Saat Ini

Sulsel

12 Tempat Wisata di Bira Bulukumba Yang Sedang Hits Saat Ini

347 Total Pengunjung.

Bira, Berakhirpekan.com – Bira terletak di Kabupaten Bulukumba, sedangkan Bulukumba merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Di sinilah tempat dua kerajaan besar di Sulawesi, yaitu Gowa dan Bone, saling berunding secara damai setelah perang saudara di abad ke-17. Di balik cerita bersejarah itu, ternyata daerah ini memiliki beragam objek wisata yang mempesona. Ingin tahu apa saja tempat yang bisa kamu kunjungi? Yuk simak artikel di bawah ini!

12 Tempat Wisata di Bira Bulukumba Yang Sedang Hits Saat Ini

Pinggir Pantai Mandala Ria

Pinggir Pantai Mandala Ria terletak di Desa Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari ataupun tepatnya 11 Kilometer dari Pinggir Pantai Tanjung Bira serta 34 Kilometer dari kota Bulukumba. Pinggir Pantai Mandala Ria masih satu gugusan dengan Apparalang.

Dinamakan Mandala Ria sebab di tempat inilah Panglima Mandala memesan 24 kapal pendarat dalam rangka pembebasan Irian Jaya dari kolonial Belanda. Di Pinggir Pantai ini, mata hendak dimanjakan dengan pasir putih yang eksotis serta deretan tumbuhan kelapa. Pinggir Pantai yang masih baru dibuka buat turis ini memanglah belum sangat banyak yang ketahui.

Walaupun masih belum sangat populer, tetapi Pinggir Pantai Mandala Ria sudah jadi salah satu destinasi turis, spesialnya mereka yang suka traveling serta backpaker. Walaupun masih sepih, tetapi sebagian sarana semacam penginapan telah ada.

Di tempat ini pula banyak turis melupakan waktunya buat berenang sebab air lautnya yang jernih serta lautnya yang landai. Kamu pula bisa menikmati kelapa muda sembari menikmati panorama alam laut.

Disini pula ada aliran air tawar dikala terjalin surut yang lansung menuju ke laut, yang luar biasa air nya tidak payau. Di ujung utara Pinggir Pantai kita pula bisa menciptakan kepiting raksasa yang tinggal di bebatuan( Besarnya sampai 50 centimeter)

Tidak hanya pantainya yang berpasir putih, ada pula tempat- tempat menarik di dekat Pinggir Pantai Mandala Ria buat didatangi. Semacam pembuatan kapal tradsional pinisi serta Gua Passohara yang di dalamnya ada sumber mata air tawar.

Leang Passohara

Berkunjung ke objek wisata Pinggir Pantai Mandala Ria jangan semata- mata menikmati pasir putih yang lembut serta tempat pembuatan perahu pinisi. Nikmati pula keberadaan danau yang terletak di dasar tanah.

Posisinya cuma sekira seratus m dari bibir Pinggir Pantai. Danau dapat diakses dengan merambah rongga dasar tanah berupa gua yang kuat. Wujudnya sangat luar biasa, lantaran panjangnya tidak kurang dari seratus m.

Wisatawan berjiwa petualang merasa belum lengkap apabila belum mampir di tempat ini. Memanglah, lumayan terjal buat menggapai rongga serta masuk ke aliran danau.

Baca Juga:   Setelah Pandemi Corona Usai Nanti, Torajalah salah satu tujuan Wisata Terbaik

Konon katanya sumber mata air ini berumur ribuan tahun, yang di jadikan untuk warga dekat. Buat mengarah ke sumber mata airnya, kita wajib menuruni bebatuan licin sedalam kurang lebih 30 m. Sebab celah nya yang kecil makanya cahaya matahari kurang bisa masuk ke dalam goa ini. Hendaknya kamu bawa senter buat dapat mengarah ke dasar.

Konon katanya, aliran air dari Goa Passohara tembus hingga dengan Pinggir Pantai Mandala Ria, yang berjarak kira– kira 2 kilometer dari Goa Passohara. Jadi apabila air di Pinggir Pantai Mandala Ria surut, hingga air di kolam Goa Passohara juga turut surut. Begitu pula pada dikala air di Pinggir Pantai Mandala Ria pasang, hingga air di kolam Goa Passohara juga turut pasang.

Pinggir Pantai Bara

Sulawesi memanglah sangat populer dengan keelokan wisata Pinggir Pantai, salah satunya merupakan Pinggir Pantai Bara. Walaupun mempunyai letak yang tersembunyi, wisata yang satu ini memperkenalkan keelokan alam seperti surga. Ada sebagian tumbuhan kelapa yang sangat kuat menjulang besar di pinggir Pinggir Pantai dipadu dengan hamparan pasir putih.

Begitu pula, laut biru yang membentang di daerah ini pula jadi fakta kalau Pinggir Pantai Bara masih sangat natural. Tempat ini apalagi kerap didatangi oleh bermacam turis buat berkemah. Kamu pula dapat bermain pasir ataupun berenang di Pinggir Pantai buat menikmati keelokan yang didatangkan oleh tempat ini.

Pinggir Pantai Lemo- Lemo

Destinasi wisata yang butuh Kamu kunjungi berikutnya merupakan wisata Pinggir Pantai Bulukumba yang mempesona. Pinggir Pantai kali ini bernama Pinggir Pantai Lemo- Lemo. Pinggir Pantai ini menyuguhkan hawa yang sejuk khas Bulukumba dengan hamparan Pinggir Pantai yang menawan. Kamu pula bisa mendatangi Gua yang terdapat di dekat Pinggir Pantai serta didalamnya ada air tawar yang sangat bening.

Dengan pasirnya yag bercorak putih, Pinggir Pantai ini nampak sangat menawan. Apalagi kala siang hari juga, Kamu hendak senantiasa merasakan kesegaran di Pinggir Pantai ini. Kamu bisa menjumpai tempat wisata ini di daerah Tanah Lemo kecamata Bonto Bahari, Kota Bulukumba.

Perkebunan Karet Kajang

Tempat wisata yang berikutnya wajib didatangi merupakan Perkebunan Karet Lonsum. Kawasan ini telah dijadikan agrowisata yang dikelola oleh pemerintah setempat. Kamu bisa melihat langsung proses pengolahan serta pula pemanenan karet di tempat ini.

Perkebunan ini didirikan pada tahun 1918, yang berarti ialah kebun karet yang telah tua. Tetapi, daerah perkebunan ini senantiasa dirawat sehingga para turis yang tiba dapat difoto dengan latar belakang yang bagus.

Pemandian Hila- Hila

Pemandian Hila- Hila merupakan salah satu tempat wisata unik di daerah ini. pemandian yang terletak di dekat laut ini terus menjadi ramai didatangi oleh para turis sebab dipercaya sanggup mengobati bermacam penyakit kulit. Alasannya, air tawar yang didatangkan oleh kolam pemandian ini sudah larut dengan air laut yang dipisahkan oleh tumbuhan kelapa.

Baca Juga:   Tempat Wisata Kete Kesu Toraja Utara Yang Mendunia

Bila Kamu tertarik buat tiba ke mari, Kamu dapat mendatangi Desa Hila- Hila, Kecamatan Bonto Tiro. Kolam ini terletak diantara hutan rindang dengan jarak tempuh 1 kilometer dari Makam Datu Tiro. Uniknya lagi, kolam pemandian yang satu ini apalagi berhadapan langsung dengan Pinggir Pantai Samboang dengan wujud aliran menuju sampai ke laut.

Kawasan Adat Kajang Ammatoa

Tempat wisata selanjutnya merupakan Kawasan Adat Ammatoa. Di tempat ini, Kamu hendak merasakan atmosfer adat yang khas. Perihal tersebut disebabkan serba warna gelap yang khas dengan warga di mari. Warga di wilayah adat ini memiliki keyakinan kalau warna tersebut ialah filosofi dari hidup yang mereka lakukan.

Kala Kamu berkunjung ke tempat wisata ini, Kamu hendak disuguhkan oleh panorama alam pohon- pohon yang hijau serta pula bebatuan yang terpampang apik. Warga di daerah ini sangat menjunjung etika sebab adat serta pula budaya mereka. Seluruh rumah juga memiliki wujud serta arah yang sama. Perihal tersebutlah yang buatnya unik.

Leang Passea

Tidak jauh dari Goa Passohara, ada Situs Sejarah purbakala berbentuk makam kuno Leang ataupun Gua Passea. Leang Passea merupakan suatu salah satu Situs Sejarah pekuburan kuno di Sulawesi. Di dalamnya, peti- peti mati yang dulu bergantung di bilik gua, saat ini berantakan tidak karuan bercampur tulang- belulang serta pecahan keramik kuno.

Situs Sejarah yang erat kaitannya dengan sejarah panjang orang Ara ini, saat ini terabaikan serta tidak terurus lagi. Tidak terdapat lagi petugas kepurbakalaan maupun penjaga Leang Passea.

Leang Passea tercantum gua vertikal, dengan mulut gua pas terletak di permukaan tanah. Mempunyai karakterisitik gua Pinggir Pantai yang sangat tidak sering ditemui, perut Gua Passea pula menaruh teka- teki kebudayaan orang- orang Ara di masa kemudian. Perihal ini dibuktikan jejeran peti- peti mati dan tulang- belulang yang bercampur- baur dengan pecahan keramik kuno di lantai gua.

Yang menariknya, tutup peti mayat yang berupa perahu dengan ukiran yang indah seakang memenuhi sejarah orang- orang Ara. Nama Passea sendiri berarti kepiluan, bisa jadi merujuk pada istana orang- orang mati.

Jangankan atensi dari pihak terpaut buat menjaga Situs Sejarah ini, akses mengarah Leang Passea saja telah dipadati semak belukar. Cerita- cerita manis yang berkata didalam leang tersebut kita dapat mememukan banyak beberapa barang kuno semacam guci, koin serta piring tinggal cerita belaka.

Peti- peti mayat, yang konon katanya tadinya bergantung, saat ini telah berantakan. Tadinya berjumlah 7 peti tetapi, yang dapat ditemui dikala tinggal 3.

Bakung- bakung View Sunrise

Bakung- bakung View Sunrise, namanya. Terletak di Dusun Bakung- bakung Desa Lembanna, Kecamatan Bontobahari ataupun dekat 3 kilometer dari Tebing Apparalang yang lebih dahulu ngehits di Instagram, Twitter ataupun Facebook.

Baca Juga:   Jembatan Kaca Bulukumba di Titik Nol Sulawesi – Wisata Viral di Tanjung Bira Sulsel

Destinasi yang murni dibesarkan oleh pemuda Desa Lembanna ini menaikkan wilayah tujuan di Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Cocok dengan namanya, Bakung- bankung View Sunrise menawarkan spot terbaik buat menikmati keelokan matahari terbit dari atas ketinggian. Bakung- bankung View Sunrise mempunyai keunggulan tertentu. Dimana kamu dapat menikmati datangnya pagi sekalian disuguhi panorama alam hamparan lebat tumbuhan hijau nan asri.

Perpaduan warna orange( matahari terbit), biru( hamparan laut) serta hijau( hamparan hutan) menaikkan sensasi dikala terletak di Bakung- bankung View Sunrise. Angin fresh ketinggiaan pula membagikan perihal yang berbeda kala dikala menikamati matahari terbit di Pinggir Pantai. Disini pula sudah ada suatu tempat duduk yang dibentuk pemuda setempat. Desainnya sangat unik, sehingga menaikkan sudut pandang kamu buat mengambil foto. Bukan cuma panorama alam matahari terbit yang kamu dapat nikmati. Ada pula jogging track, lapangan volly serta takraw buat olahraga di pagi hari ataupun sore hari. Tunggu terlebih, silahkan bekunjung kesana. Aksesnya sangat muda, langsung saja ke Desa Lembanna ataupun tidak jauh dari Tebing Apparalang serta tanyakan masyarakat dimana dusun Bakung- bakung. Cuma berjarak dekat 100 m dari jalur poros.

Pinggir Pantai Samboang

Wisata bahari yang satu ini pula tidak kalah menarik dengan yang yang lain. Hamparan pasir putih yang dipunyai Pinggir Pantai Samboang memperkenalkan keelokan yang memesona. Begitu pula, keelokan laut yang bersih serta bibir Pinggir Pantai yang lantai ini pula sangat sesuai digunakan buat bersantai melepas penat sambil berkemah di malam hari.

Untuk Kamu pemancing mania, Pinggir Pantai yang satu ini pula mempunyai pulau kecil yang dapat dimanfaatkan buat penuhi hobi kamu. Tempat ini apalagi pula mempunyai tebing kuat yang menjulang besar di dekat Pinggir Pantai. Alasannya, tebing tersebut bisa jadi salah satu spot gambar yang apik buat Kamu miliki. Tidak hanya itu, tempat ini pula didukung oleh penginapan serta wisata kuliner.

Tana Beru

Objek wisata yang selanjutnya merupakan wisata Tana Beru. Tempat ini ialah tempat dimana Kapal Pinisi terbuat. Sebab Kota Bulukumba sendiri ialah kawasan yang populer selaku tempat dibuatnya kapal tersebut.

Bila Kamu berkunjung ke tempat wisata ini, Kamu dapat melihat langsung proses pembuatan Kapal Pinisi tersebut. Semacam namanya, tempat wisata ini terletak di kelurahan Tana Beru. Kamu juga dapat difoto selfie di tempat ini.

Pulau Kambing

Salah satu tempat wisata yang memiliki nama yang unik merupakan Pulau Kambing. Tidak semacam namanya, di Pulau ini tidak ada satupun kambing yang berkeliaran. Malahan Kamu hendak disuguhi oleh panorama alam dasar laut yang luar biasa.

Untuk Kamu pecinta snorkling, Kamu harus mendatangi tempat ini. Alasannya, tempat ini mempunyai banyak terumbu karang yang menawan. Ada sebagian ikan- ikan karang yang unik yang turut berenang disekitar terumbu karang.[bp]

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sulsel

To Top